Rabu, 13 Maret 2013

Menyiapkan Kehamilan

Cara Alami Meningkatkan Kesuburan

Ketika Anda menikah dalam usia yang masih muda, Anda mungkin berencana untuk menunda kehamilan. Pada saat itu, Anda mungkin tidak menyadari bagaimana kondisi fisik Anda. Apakah tubuh Anda kelak mampu mempertahankan kehamilan? Apakah gaya hidup Anda tidak menyebabkan penurunan kesuburan? Tiba-tiba ketika Anda merasa sudah siap hamil, sejumlah masalah Anda hadapi. Yang paling umum terjadi adalah masalah infertilitas itu.

Infertilitas memang sangat umum terjadi; di Amerika terjadi pada satu dari delapan pasangan. Masalah ini juga bisa diatasi, baik dari usaha Anda sendiri maupun dengan bantuan medis. Jika Anda berniat untuk memperbaiki kesuburan dengan cara alami, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

Berhubungan intim secara teratur
Melakukan hubungan intim secara teratur mampu mengendalikan siklus bulanan Anda, sekaligus menunda penurunan kadar estrogen ketika usia kita bertambah. Kedua hal tersebut dapat meningkatkan kesuburan, demikian menurut penelitian Winnifred Cutler, PhD, pendiri Athena Institute di Chester Springs, Pennsylvania. Meningkatnya kadar estrogen juga sering dikaitkan dengan densitas tulang, sistem kardiovaskuler yang lebih sehat, kolesterol jahat yang lebih rendah, dan kolesterol baik yang lebih tinggi, serta menopause yang lebih ringan.

Jaga berat badan
Memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang lebih tinggi dari 25 dapat meningkatkan berbagai masalah kesehatan, seperti sindrom indung telur polikistik, yang mengacaukan siklus menstruasi Anda dan menghalangi rencana Anda untuk hamil tanpa komplikasi. Berolahragalah secara teratur, untuk membuat IMT Anda antara 18,5 dan 25.

Berhenti merokok
Merokok ternyata tidak hanya mengacaukan kesehatan paru-paru dan jantung. Studi baru menunjukkan bahwa merokok bisa meningkatkan risiko menopause dini. Racun di dalam nikotin bisa mengganggu ovulasi. Namun, dengan berhenti merokok sekarang Anda bisa melindungi kesuburan Anda.

Tidur cukup
Dari penelitian, terlihat bahwa perempuan yang telah berkurang kesuburannya memiliki kadar leptin yang rendah. Leptin adalah hormon yang memengaruhi rasa lapar dan berat badan. Kadar leptin akan menurun jika Anda tidak cukup tidur. Jadi, cobalah untuk tidur 7-8 jam setiap hari.

Membersihkan rumah
Bahan-bahan kimia yang terdapat pada produk-produk pembersih rumah ternyata bisa melemahkan kesuburan. Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal Environmental Health Perspectives, polybrominated diphenyl ethers (PBDE, bahan pencegah api pada beberapa mainan, plastik, dan bahan pakaian), perempuan kadar PBDE pada darah yang tinggi butuh waktu dua kali lebih lama untuk dibuahi ketimbang mereka yang memiliki kadar PBDE lebih rendah. Bahan kimia ini bisa mengubah fungsi thyroid dan mengacaukan kadar hormon seks. PBDE bisa bertahan hidup dalam debu yang kita hirup atau sentuh. Karena itu, cucilah tangan setiap kali Anda selesai beraktivitas, untuk melenyapkan berbagai residu dari racun.

Rajin periksa
Infeksi penularan seksual seperti klamidia bisa menyebabkan radang panggul, dan meninggalkan luka pada saluran telur. Hal ini, bisa menyebabkan ketidaksuburan. Jika Anda tergolong aktif secara seksual, lakukan safe sex, dan berkonsultasilah secara rutin pada dokter kandungan untuk memonitor kesehatan reproduksi Anda.

Makan es krim
Para pecinta es krim pasti suka dengan berita ini. Sebab menurut studi dari Harvard School of Public Health, Boston, semua produk ulahan susu dengan lemak penuh (seperti keju, es krim, dan susu) bisa membantu Anda untuk hamil. Senyawa yang larut dalam lemak, yang ditemukan dalam produk-produk tersebut, kemungkinan meningkatkan peluang Anda untuk konsepsi.

Asam folat
Dulu, asam folat hanya direkomendasikan untuk perempuan hamil. Namun suplemen ini (disarankan dengan dosis 400 mcg per hari) sekarang dipertimbangkan sebagai pengobatan untuk semua perempuan dalam usia produktif, demikian menurut Mark Gapinski, MD,dokter kandungan dan kebidanan di Central DuPage Hospital di Winfield, Illinois. Asam folat, yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks, digunakan untuk memproduksi dan mempertahankan sel-sel baru dalam kulit, rambut, kuku, dan seluruh tubuh. Folat, yang juga dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti lentil, sayuran hijau seperti bayam, alpukat, dan buah kiwi, juga berfungsi mencegah keguguran dan cacat otak pada bayi.



Langkah Menyiapkan Kehamilan
1. Indeks massa tubuh
Pastikan IMT normal sebelum hamil atau saat mempersiapkan kehamilan. Cara menghitung IMT yakni berat badan dibagi tinggi badan dalam satuan meter kuadrat. Jika hasil IMT 18,5-22,9, bisa dikatakan normal.

2. Kebutuhan kalori
Komposisi zat gizi seimbang dibutuhkan oleh perempuan dalam mempersiapkan kehamilan. Pastikan kebutuhan kalori prakehamilan terpenuhi, yakni 2.050 kkal per hari. Zat gizi seimbang harian didapatkan dari karbohidrat 55-60 persen, lemak 30 persen, protein 15 persen. Yang penting diperhatikan adalah pola makan sehat dengan rumus 3J, yakni jumlah, jenis, dan jadwal.

3. Jangan terlalu gemuk atau kurus
Perempuan harus sehat sebelum kehamilan. Sehat juga termasuk faktor berat badan, atau tubuh yang proporsional antara tinggi dan beran badan. Berat badan ideal bisa dihitung dengan rumus 90 persen dikali (tinggi badan dikurangi 100). Namun, kalau tinggi badan perempuan kurang dari 150 sentimeter, rumusnya tinggi badan dikurangi 100.

4. Hindari rokok, alkohol, dan narkoba
Dr Inge menegaskan, konsumsi rokok atau alkohol perlu dihindari dari kehidupan perempuan. Bagaimanapun, racun dari rokok ada di tubuh, masuk ke dalam pembuluh darah. Rokok berpengaruh pada kerusakan sel. "Mungkin saja kebiasaan merokok ini membuat bayi lahir tidak normal," jelasnya.

5. Lingkungan sehat
Dalam mempersiapkan kehamilan, perempuan sebaiknya tinggal dalam lingkungan sehat, kata dr Inge. Perempuan yang tinggal di perkotaan memang lebih sulit mendapatkan lingkungan sehat, apalagi dengan adanya polusi udara. Namun, radikal bebas bisa dilawan dengan gaya hidup sehat, olahraga sehat, dan pola makan sehat. Anda perlu memilih asupan antioksidan tinggi dari buah dan sayur, serta asupan kaya nutrisi lainnya. Asupan vitamin C dan E bisa membantu mengatasi pengaruh radikal bebas yang berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh.

"Menjaga kesehatan tubuh pada prakehamilan bisa membantu ibu hamil saat mengalami gangguan saat kehamilan karena adanya cadangan nutrisi dalam tubuh," tandas dr Inge.

Radikal bebas bisa membunuh bakteri, tetapi juga bisa merusak sel. Olahraga yang tidak sehat tanpa terprogram (sekadar menurunkan berat badan) juga bisa merusak sel.



Ingin Hamil? Lakukan 8 Langkah Ini!


Anda dan suami sudah melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan, dan Anda dinyatakan sehat. Anda pun sudah menjalani program kehamilan dan diberi obat-obatan penyubur. Tetapi, kenapa ya usaha Anda tak juga berhasil? Coba perhatikan pola makan dan gaya hidup Anda. Sudahkah memerhatikan pentingnya kesehatan bagi Anda? Mungkin memang ada beberapa hal di sekitar Anda yang belum mendukung keinginan Anda untuk segera hamil. Karena itu, langkah-langkah di bawah ini mungkin akan membantu Anda.

1. Tingkatkan pemasukan gizi, misalnya dengan menambah vitamin. Asam folat adalah bagian penting dari proses ini karena dapat membantu mencegah cacat pada otak janin, bahkan sebelum Anda tahu bahwa Anda hamil. Anda bisa membeli tablet asam folat di apotik.

2. Cukup makan. Vitamin memang membantu, namun makanan yang sesungguhnya lebih penting. Tingkatkan porsi makan Anda dan pastikan mengonsumsi diet yang bervariasi seolah-olah Anda memang sedang hamil. Makanlah lebih banyak organic food, khususnya daging. Tambahkan juga sayuran dan buah-buahan dalam menu Anda. Bila karena terbatasnya waktu Anda sering hanya makan makanan cepat saji seperti somay, gorengan, bakso, atau mi ayam, segera ubah pola makan Anda.

3. Berhenti mengonsumsi kafein dan alkohol. Bagi Anda yang biasa meminum kopi untuk "membantu konsentrasi" saat bekerja, rasanya memang sulit menguranginya. Kopi instan mengandung kafein 57 mg, sedangkan kopi seduh 107,5 mg. Teh mengandung lebih sedikit kafein. Kadar kafein dalam teh instan adalah 26 mg, teh hijau 25 mg, dan teh seduh 47 mg. Jika ingin minum kopi, pilih yang nonkafein (decaf) karena kadarnya hanya 2,5 mg (instan) dan 5,6 mg (seduh).

4. Minum banyak air putih karena kecukupan air penting saat hamil. Pastikan air minum yang Anda konsumsi bebas dari kontaminasi bakteri. Periksa apakah galon air minum Anda masih bersih atau sudah diselimuti lumut tipis di bagian dasarnya.

5. Berhenti mengonsumsi makanan yang dimasak setengah matang, seperti steak yang dipanggang medium, sate kambing, atau sate ayam. Juga makanan mentah seperti sashimi. Sushi aman dimakan jika menggunakan ikan yang dimasak matang. Selain itu, bila memungkinkan singkirkan dulu makanan yang "panas" seperti durian dan daging kambing.

6. Periksa apakah ada bahan makanan yang "beracun" di dapur. Entah dari minuman, makanan yang Anda masak, atau cara menyimpan makanan kurang aman. Peralatan yang terbuat dari besi, stainless steel, pecah belah, atau keramik, sudah menjalani pemeriksaan dan dianggap cukup aman untuk menyimpan makanan. Plastik justru kurang disarankan. Jika menggunakan plastik, pastikan jenis plastik yang paling aman digunakan (kode #2, #4, dan #5). Jangan memasukkan plastik berisi makanan ke dalam microwave.

7. Gantikan kosmetik atau produk perawatan diri yang mengandung racun dengan yang lebih ramah lingkungan. Ada bahan kimia dalam segala sesuatu, dari pembersih jendela hingga obat jerawat dan nail polish remover. Beberapa dari substansi produk-produk ini dapat memengaruhi kesuburan dan berbahaya bagi perkembangan janin.

8. Periksa kebersihan rumah Anda secara keseluruhan. Pastikan tidak ada serangga seperti kecoa, sarang tikus, atau kaleng bekas yang terisi air yang mengundang nyamuk. Jika Anda menggunakan penyemprot serangga, pilih insektisida yang lebih aman. Ada beberapa bahan kimia pada produk-produk ini yang tetap bertahan di rumah dan berpotensi membahayakan janin dalam kandungan.

Di atas semua itu, yang perlu Anda lakukan adalah bersikap rileks dan tidak terus memikirkan kenapa tidak juga hamil. Istirahat yang cukup dan lakukan hubungan intim dengan suami dengan senang dan tanpa beban. Karena sering kali ketika kita sudah tidak lagi memikirkannya, anugerah terindah ini justru hadir tanpa kita sadari.


Pola Makan untuk Menyiapkan Kehamilan


* Makan yang sehat

Makan dengan gizi lengkap dan seimbang. Lengkap artinya setiap kali makan harus mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh (seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat, dan air). Namun jumlah harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh (tidak berlebihan maupun kekurangan). Nah, untuk menentukan berapa jumlah yang diperlukan dapat dikonsultasikan dengan dokter keluarga.

* Istirahat yang cukup
Istirahat terbaik adalah tidur. Saya anjurkan Anda tidur selama 6-8 jam per hari.

* Olahraga maupun aktivitas fisik secara teratur
Yang paling baik adalah melakukan olahraga aerobik seperti jalan kaki, jogging, renang, bersepeda, dan lain sebagainya. Sebaiknya dilakukan setiap hari selama 30 menit.

* Menjalankan gaya hidup sehat
Dengan cara mempertahankan berat badan ideal (jika ada yang obesitas sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar diberi program penurunan berat badan yang tepat), tidak merokok, dan tidak menggunakan alkohol maupun ketergantungan obat.



Rajin Bercinta Bikin Anda Lebih Subur


Mengapa ada pasangan yang begitu "produktif" dalam menghasilkan anak, ada pula yang begitu sulit mendapatkan kehamilan meskipun telah melakukan berbagai macam cara? Jawabannya bisa saja terkait masalah kesehatan dan kesuburan, tetapi bisa juga karena ketidaktahuan kita mengenai cara yang paling tepat untuk memungkinkan terjadinya pembuahan.

Dr Arun Ghosh, dokter umum yang berspesialisasi di bidang kesehatan seksual di Spire Liverpool Hospital, paling sering ditanya mengenai pengaruh panjang penis terhadap kesuburan. Sayang, menurutnya, dua hal tersebut tidak saling mempengaruhi. Yang penting adalah sesering apa Anda melakukan hubungan seks. Semakin sering Anda bercinta, semakin baik kualitas sperma pasangan Anda.

"Jika Anda sedang berusaha hamil, Anda membutuhkan sperma sesegar mungkin, bukan yang sudah berada di dalam prostat selama tiga atau empat hari," katanya.

Kita sendiri juga tidak mengalami masa subur setiap hari dalam siklus menstruasi kita. Studi dari National Institute of Environmental Health Sciences menunjukkan bahwa perempuan hanya bisa hamil dalam enam hari dari siklus bulanannya. Yaitu lima hari menjelang ovulasi, dan pada hari kita berovulasi itu sendiri.

Ovulasi terjadi 14 hari setelah mens hari pertama. Namun, hitungan ini hanya bisa tepat untuk perempuan yang memiliki siklus haid 28 hari secara konsisten. Orang dengan siklus yang konsisten pun tidak semuanya berovulasi pada waktu yang sama. Hanya dengan mengamati beberapa informasi seperti karakteristik cairan serviks atau perubahan suhu tubuh, Anda bisa memprediksi secara tepat kapan Anda akan berovulasi.'

Setelah mendapatkan perhitungan yang pas, Anda bisa melakukan hubungan seks dengan peluang kehamilan yang lebih besar. Oleh karena itu, jika Anda tidak mengetahui informasi ini, dan hanya berhubungan seks satu kali seminggu, bisa-bisa Anda melewatkan masa ovulasi tersebut. Sekali lagi, seks yang produktif diperlukan untuk mencapai pembuahan pada telur.


Makanan yang Memperbesar Peluang Kehamilan

* Gunakan lebih banyak minyak tidak jenuh seperti PUFA (omega 3 dan 6) serta MUFA (omega 9). Asam lemak tak jenuh banyak terdapat pada kacang-kacangan, minyak tumbuhan, biji-bijian, dan ikan laut dalam seperti sarden atau salmon. Lemak tak jenuh bekerja meningkatkan kesuburan dengan memperbaiki sensitivitas tubuh terhadap insulin, dan mengurangi reaksi inflamasi yang terjadi.
* Hindari penggunaan lemak trans yang banyak ditemukan pada makanan yang diproses industri seperti margarin, minyak yang dipanaskan, junk food, krim, dan lain sebagainya. Lemak trans akan menyebabkan terjadinya sumbatan pada pembuluh darah yang akan mengganggu kesuburan.
* Gunakan protein nabati setiap kali makan seperti tahu, tempe, kacang, dan lain-lain. Protein nabati, terutama produk kedelai, kaya akan fitoestrogen yang membantu meningkatkan kesuburan.
* Konsumsi karbohidrat sesuai kebutuhan, jangan berlebihan, dan pilihlah jenis karbohidrat kompleks yang kaya akan serat seperti sereal, biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan. Kesemuanya akan memperbaiki kesuburan dengan mengendalikan kadar gula darah dan insulin.
* Konsumsi cukup vitamin (seperti asam folat yang banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau, biji-bijian, kuning telur, hati, ginjal, dan buah), cukup mineral (zinc banyak pada seafood), serta antioksidan (selenium, vitamin E, C, dan A) dalam makanan sehari-hari yang dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.
* Pilihlah air putih sebagai minuman sebagai pengganti minuman bersoda yang kaya gula, atau minuman yang kaya kafein seperti kopi, coklat, teh, dan soda.

Pertahankan berat badan dalam batas normal dengan indeks massa tubuh antara 18,5-22,9 kg/m2. Berat badan yang berlebihan atau terlalu kurus akan mempengaruhi kesuburan juga. Melakukan olahraga atau aktivitas fisik secara teratur akan memperbaiki kesuburan. Namun jangan melakukan olahraga secara berlebihan, karena akan mempengaruhi masa ovulasi.

Hentikan kebiasaan merokok karena rokok dapat menyebabkan berkurangnya kesuburan. Selalu berkonsultasi dengan dokter yang merawat Anda, dan jangan lupa berdoa!




~~SALAM~~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar