Minggu, 18 Desember 2011

Teman Setia-ku adalah Air Mata


Ya Tuhan,,apakah ini yang dinamakan Cinta. .
Apakah seperti ini yang nama-nya Rindu . .
Sungguh sangat memilukan, sungguh sangat menekan perasaan.
Apa karena semua ini aku sendiri yang merasa , sedangkan orang yg berada di seberang sana tidak ?
Kalau begitu,apa arti rasa ini, apa arti dari kata yg sering di ucap jika semua hanya untuk membuat-ku bahagia sementara .?
Begitu tega-nya dia menari di atas lara-ku .
Begitu sadis-nya dia tertawa diatas tangis-ku .
Memberi harapan kosong yang dengan bodoh-nya selalu aku tunggu .
Kesepian ini tiada tertepis . .
Selalu menghantui-ku , sehingga langkah-ku makin gontai & selalu merasa terpuruk .
Sebenar-nya aku sangat sulit untuk membuka hati dalam urusan asmara. .
Tapi  , , semua ini terjadi karena aku begitu percaya pada-nya .
Apakah wajah bisa menipu ??
Ku lihat diri-mu yang lucu , selalu humoris dan mudah akrab serta penolong..
Tapi kenapa . . .
Ya Allah . . .kenapa kata''-ku nggak bisa terucap,
Selalu tercekat di tenggorokan,,
Tak mampu aku mengurai kata tentang-mu sayang ,
Yang bagi-ku kau adalah segala-nya.
Ternyata bener apa yg selama ini sering aku utara-kan..
Bahwa orang yg sering mambuat kita sakit hati adalah orang yg paling kita sayang.
Tapi semua itu berusaha aku hilangkan & ku tutupi dengan rasa saling sayang , keterbukaan , dan rasa saling percaya.
Tapi ternyata tak semudah membalikkan telapak tangan,.
Cinta memang bisa merubah perasaan menjadi peka & Sensitif.
Seperti diri-ku saat ini ,
Yang selalu merasa ter-abaikan ,
Yang selalu merasa tersingkirkan ,
Yang selalu merasa terlupakan ,
Dan merasa semua telah berubah jauh , jauh , dan sangat jauh.
Jika dia bisa tertawa dengan yang lain, kenapa tidak bisa dengan aku ?
Jika dia bisa bercengkrama dengan kawan lain, kenapa tidak bisa bicara yg leluasa dengan-ku ?
Apakah aku terlalu menekan-mu , atau kau merasa sudah tidak nyaman lagi disisi-ku.?
Jika benar rasa itu ada, seharus-nya keterus-terangan adalah kunci utama-nya..
Sebenar-nya aku tak pernah menuntut apapun tentang-mu ..
Aku sendiri sadar, walau ada hubungan bukan lantas aku bisa mengendalikan-mu ataupun menguasai-mu,.
Aku lebih memilih membiarkan-mu bebas , memilih apa yg bisa membuat-mu Ceria ,
Itulah cara-ku mencintai-mu,
Biar aku nikmati senyum & canda tawa-mu dari jauh dengan segumpal hati yang banyak memendam rasa.
Tapi. . .apakah engkau Ingat diri-ku disini yg termenung se-orang diri ??
Apakah pernah tersirat di hati-mu bagaimana rasa orang merindu,?
Atau bahkan semua itu tak pernah ada dalam hati-mu,?
Maaf . .bukan-nya aku tak percaya akan dirimu,
Tapi itulah tekanan dr hati-ku yang saat ini kurasa,,
Kau semakin ASING,
Semakin Jauh ,
Terima Kasih Tuhan untuk malam ini..
Kau selalu menghadirkan teman yg selalu menemaniku saat susah ataupun Bahagia..
Teman-ku yang paling setia yaitu AIR MATA. .
Semoga selalu Abadi keceriaan-mu chayank,,
Dari jauh ku selalu berdoa untukmu,,.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar